Pasupati

Pasupati adalah proses sakralisasi terhadap benda-benda bertuah sebagai permohonan yang ditujukan kepada Sanghyang Pasupati yang diucapkan dengan mantra weda yang dilengkapi dengan banten pasupati yang dimohonkan kepada para dewa yang tergabung dalam kelompok Sanghyang Pasupati sebagaimana disebutkan :
      yang dalam kisah kekuatanNya disebutkan,
      • Tersebutlah Hyang Pasupati saat jaman bahari nusa bali, tatkala nusa Bali dan Lombok masih berkeadaan goncang bagai perahu di atas lautan selalu goyang dan oleng berkenanlah Bhatara Hyang Pasupati melihat dan menyelamatkan halnya pulau Bali ini dan membongkar sebagian lereng Mahameru untuk dibawa ke Pulau Bali dan Lombok, pada hari Kamis Keliwon wuku Merakih, sasih kedasa (April) bulan mati (tilem), rah 1, tanggek 1, tahun Caka 11.
      • Pasupati sebagai permohonan untuk menghidupkan benda - benda sakral  dengan menggunakan upacara pasupati untuk dapat memberi kekuatan magis pada benda - benda sakral seperti keberadaan sebuah arca pada sebuah tempat suci yaitu berupa patung / ukiran yang telah dipasupati dan memiliki roh - roh /atma suci, sebagai sthana para dewa, Sang Hyang Widhi dll.
        • Pelaksanaan upacara pasupati bervariasi menurut desa kala patra masing-masing desa adat di Bali yang menurut jenis benda yang akan dipasupati yang sebagaimana dijelaskan pasupati sebagai media sakralisasi dalam PHDI, upacara pasupati ini bertujuan untuk menghidupkan serta memohon kekuatan magis terhadap benda-benda tertentu yang akan dikeramatkan
        • Menurut keyakinan Hindu Dharma khususnya di Bali segala sesuatu yang diciptakan oleh Ida Hyang Widhi mempunyai jiwa, termasuk yang dibuat oleh manusia mempunyai jiwa/kekuatan magis dengan cara memohon kehadapan Sang Pencipta, Tuhan Yang Maha Esa dengan menggunakan upacara Pasupati ini.
        • setelah melakukan pembersihan badan (mandi dsb). Letakkan sarana / upakara tersebut di pelinggih/ altar/ pelangkiran. Kemudian melaksanakan 
          • asuci laksana (asana, pranayama, karasudhana) dan 
          • matur piuning (permakluman) sedapatnya baik kepada leluhur, para dewa dan Hyang Widhi, 
          • mantra tirtha pasupati dimohonkan kepada Sanghyang Pasupati yaitu :
            • Brahma, 
            • Visnu, 
            • Siva,
            • Sanghyang Surya Chandra 
            • Sanghyang Aji Sarasvati
            • Sanghyang Gana dll
      dengan sikap,
      sambil memegang dupa dan bunga sebagai sarana upacara.

      ***