Catur Brata Penyepian

Catur Brata Penyepian | empat (4) pantangan yang harus dijalankan saat melaksanakan Hari Raya Nyepi dalam rangka menyambut warsa anyar yang dilaksanakan setiap tahun sekali.

Keempat Catur Brata Penyepian dalam makna etika Upacara Nyepi untuk pengendalian diri ini disebutkan sebagai berikut :
  1. Amati Geni, tidak melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan menghidupkan api. 
  2. Amati Lelanguan, untuk mulat sarira atau mawas diri. 
  3. Amati Karya, tidak melakukan aktifitas pekerjaan dan evaluasi diri dalam kaitan dengan karya (kerja menurut swadharma kita masing-masing) merenung hasil kerja dalam setahun. 
  4. Amati Lelungan / Lelungaan, menghentikan bepergian ke luar rumah.
Dalam memaknai Catur Brata Penyepian sebagai tuntunan pelaksanaan Nyepi ini disebutkan : 
  • Sehari dalam setahun, 
    • adakalanya kita diam, tidak melakukan aktifitas, merenungi diri dan melakukan evaluasi atas segala pekerjaan yang telah kita lakukan.
  • Dan pada akhirnya,
    • kita akan kembali lagi dalam keramaian dan hiruk-pikuknya dunia sebagai manusia yang baru, manusia dengan kesadaran baru.
Jika kita dengan sungguh-sungguh menjalankannya, melalui Catur Brata Penyepian saat perayaan Nyepi ini, kita diingatkan/disadarkan dan diharapkan untuk mengaplikasikan esensi-esensi luhur ini menuju kehidupan yang lebih baik.
***